Popmama Parenting Academy 2021: Parents Support Parents

Popmama Parenting Academy

Popmama Parenting Academy 2021: Parents Support Parents – Usianya 3 minggu ketika ia ditemukan orang di pinggir jalan di daerah Sidoarjo. Tangisannya yang terendap mengundang orang datang menghampiri. Ia adalah seorang bayi perempuan yang berada di dalam tas layanan pengantar makanan saat ditemukan warga. Bersamanya disisipkan sepucuk surat. Si penulis surat menyatakan bahwa ia dan istrinya tidak sanggup untuk mengasuh bayi tersebut.

Ia meminta seseorang yang baik agar merawat anak tersebut. Tidak lupa, ia mendoakan kebaikan bagi yang bersedia menggantikannya mengasuh bayi tersebut.

Mirisnya, kejadian yang memilukan hati tersebut terjadi di tanggal 20 November 2021, bertepatan dengan Hari Anak Sedunia.

Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat, sejak tahun 2020 hingga Juni 2021 telah terjadi 212 kasus pembuangan bayi berdasarkan data kasus yang dilaporkan. Hampir 80% dari kasus tersebut, bayi ditemukan meninggal.

Saya selalu pilu melihat anak-anak yang ditinggalkan orangtua mereka. Namun, di sisi lain, saya tidak benar-benar tahu latar belakang alasan orangtua bayi tersebut meninggalkan bayi mereka. Yang saya tahu, menjadi orangtua tidak mudah. Apalagi jika tanpa persiapan dan dukungan.

Penelantaran Anak

Kasus pembuangan bayi di atas adalah salah satu bentuk penelantaran anak oleh orangtua. Seperti yang dilansir oleh popmama.com, penelantaran atau pengabaian anak adalah sebuah kondisi kegagalan keberlanjutan untuk memenuhi kebutuhan dasar anak.

Para peneliti mengatakan, pengabaian oleh orangtua pada anak bisa muncul karena pengalaman masa kecil yang juga diabaikan oleh orangtua mereka atau kondisi psikologis orangtua yang kurang sehat.

Setidaknya, ada beberapa permasalahan orangtua yang menyebabkan anak-anak ditelantarkan:

  • Trauma pengasuhan masa kecil.
  • Kondisi psikologis orangtua yang merasa kurang berpengalaman atau kurang memahami cara mengasuh anak.
  • Tekanan luar biasa seperti kemiskinan, perceraian, sakit, atau cacat.
  • Orangtua menggunakan alkohol atau obat-obatan terlarang.

Kondisi psikologis orangtua menjadi salah satu sebab penelantaran anak di Indonesia.

Mama dan Depresi

Orangtua tidak hanya Mama, tetapi juga Papa. Sehingga urusan parenting semestinya tidak hanya dipikul oleh Mama semata. Namun demikian, menurut Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organisation (WHO), perempuan berisiko 3 kali lebih besar mengalami depresi dibandingkan laki-laki.

Popmama Parenting Academy 2021

Mama yang depresi menyebabkan kondisi keluarga menjadi tidak stabil. Karenanya, kondisi psikologis Mama perlu menjadi perhatian serius Papa dan support system anggota keluarga lainnya.

Perubahan emosional Mama paling kentara terlihat pada masa setelah melahirkan. Dokter Kesehatan Jiwa Klinik Health360 Indonesia, dr Daniella Satyasari SpKJ mengatakan bahwa berdasarkan penelitian, sekitar 70-80 persen Mama yang baru melahirkan mengalami baby blues syndrome. Sekitar 10-13 persen Mama mengalami depresi setelah melahirkan (postpartum depression).

Apa itu baby blues syndrome dan postpartum depression?

Baby Blues Syndrom

Baby Blues Syndrom merupakan kondisi psikologis yang dipengaruhi oleh perubahan hormon setelah melahirkan. Ketika hamil, hormon-hormon kehamilan Mama seperti progesteron, estrogen, dan yang lainnya akan meningkat. Setelah melahirkan, hormon-hormon tersebut turun drastis dan memengaruhi kondisi mood Mama yang tubuhnya sedang mengalami penyesuaian.

Beberapa gejala baby blues yang dialami Mama diantaranya seperti mudah marah, mudah tersinggung, suasana hati mudah berubah, dan susah tidur. Kondisi emosi Mama yang kurang stabil ini biasanya berlangsung 1-2 hari setelah melahirkan dan bertahan hingga 1 bulan.

Postpartum Depression

Jika baby blues dirasa seperti mood swing, Mama dengan postpartum depression memiliki gejala yang lebih berat.

Gejala yang muncul diantaranya seperti menangis terus menerus, marah yang tidak kunjung selesai, ketakutan berlebihan, merasa tidak bisa mengurus anak, memiliki ketakutan dalam membesarkan anak, dan menjauhi anak serta orang sekitar.

Menurut dr Daniella, penyebab postpartum depression ini bisa terjadi akibat kombinasi masalah fisik, psikologis, dan psikososial.

Orangtua di Masa Pandemi

Mama dengan segudang kegelisahannya masih perlu bertahan sekali lagi ketika Indonesia diguncang pandemi. Seperti yang dilansir oleh unicef.org, orangtua dan anak-anak mengalami disrupsi (perubahan besar-besaran) akibat covid-19.

Tidak hanya Mama, di masa pandemi ini Papa dan anak-anak juga berpotensi stres karena begitu banyak perubahan tidak terduga. Sekolah secara online, work from home, pembatasan kegiatan sosial, dan masih banyak hal yang perlu penyesuaian besar bagi orangtua dan anak.

Untuk menjalankan peran dengan baik, orangtua perlu dukungan. Dukungan ini sangat berarti untuk menambah kekuatan dalam kesabaran. Karena, perjalanan pengasuhan merupakan jalan panjang yang sangat mungkin melelahkan dan berpotensi menyebabkan depresi, apalagi di tengah pandemi.

Saya teringat sebuah pepatah Afrika yang terkenal:

If you want to go fast, go alone. If you want to go far, go together

African proverb

Saya membayangkan sebuah komunitas di mana para orangtua saling bahu membahu menguatkan, memberikan solusi, dan menjadi solusi atas masalah-masalah parenting yang dialami para orangtua. Tidak hanya itu, para orangtua juga bisa belajar pada sebuah sekolah orangtua dengan tujuan menjadi orangtua yang mendekati ideal.

Jika kondisi itu terwujud, saya kira potensi depresi pada orangtua akan menurun. Kepercayaan diri orangtua dalam mengasuh anak akan meningkat. Sehingga, diharapkan tidak ada lagi anak-anak yang ditelantarkan, diabaikan, dan dibuang.

Dan, beberapa waktu lalu saya mengetahui sebuah event parenting academy dari popmama. Wow! Dari namanya, ini seperti perkumpulan orangtua yang saya imajinasikan. Apakah benar adanya?

Popmama Parenting Academy 2021

Sebelumnya, mari kita kenalan dulu dengan Popmama.

Popmama.com adalah sebuah portal berita yang menjadi bagian dari keluarga besar IDN Media, media untuk kalangan milenial dan gen Z.

Popmama Parenting Academy

Popmama.com diperuntukkan bagi Mama milenial yang haus akan berita terkini. Informasi yang tersaji dari tentang parenting, saran-saran dari pakar yang kompeten, hingga kabar berita terhits dari mama-mama milenial di seluruh dunia.

Berbeda dari media konvensional, konten yang disajikan oleh popmama banyak menggunakan tampilan visual, video, list, dan humor sehingga membacanya tidak membosankan dan membuat refresh pikiran Mama yang sedang ruwet.

Mama bisa menjadikan Popmama sebagai teman yang mendampingi Mama dalam menjalankan peran sebagai orangtua. Ada banyak menu yang bisa dimanfaatkan sesuai kebutuhan.

  • Pregnancy, berbagai berita dan informasi dari program hamil, kondisi ketika hamil yang dibagi tiap trisemester, hingga persalinan.
  • Baby, berbagai berita dan informasi tentang bayi pada rentang usia 0 hingga 12 bulan.
  • Kid, berbagai berita dan informasi tentang balita pada rentang usia 1 tahun hingga 5 tahun.
  • Big Kid, berbagai berita dan informasi tentang anak pada rentang usia 6 tahun hingga 12 tahun.
  • Life, berbagai berita dan informasi tentang hubungan, kesehatan, gaya hidup, mengurus rumah, fashion, dan kecantikan.
  • Community, tempat berkumpul dan berbagi dengan Mama-mama lainnya di seluruh Indonesia

Menariknya, Popmama memiliki event tahunan bernama Popmama Parenting Academy (POPAC). Ini dia!

Tahun ini, POPAC mengusung tagline Parents support Parents yang terasa begitu powerful. Laksana ajakan bergandengan tangan dari sahabat sejati untuk menghadapi segala tantangan di kondisi yang penuh disrupsi ini.

Rangkaian kegiatan Popmama Parenting Academy 2021 memang sebegitu powerful membawa value yang positif dan membangun. POPAC 2021 direncanakan berlangsung pada tanggal 1-31 Desember 2021. Penasaran apa saja kegiatan POPAC 2021? Ini dia!

Peluncuran Buku Panduan Pengasuhan Generasi Pandemi

Anak-anak yang tumbuh dan lahir di masa pandemi mengalami banyak hal berbeda dari anak-anak pada umumnya. Mereka lebih sering di dalam rumah, jarang berinteraksi langsung dengan lingkungan sosial, dan mereka akrab dengan gadget sebagai alat bantu belajar.

Mengasuh anak-anak generasi pandemi tentu berbeda. Popmama menyadari hal ini dan mengambil peran dengan membuat buku Parenting Guide for Pandemic Generation. Buku ini menjadi salah satu agenda dari serangkaian acara Popmama Parenting Academy 2021. Nantinya, e-book dari buku panduan ini bisa Mama unduh di website Popmama ya.

Bantu Anak Yatim/Piatu Akibat Covid-19

Masih lekat di ingatan kita betapa Covid-19 begitu cepat membuat kita kehilangan orangtua, anak, saudara, kerabat, atau sahabat. Lalu, bagaimana nasib anak-anak yang kehilangan salah satu atau bahkan kedua orangtuanya?

Popmama Parenting Academy

Berdasarkan data dari pemetaan nasional yang dilakukan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA), sejak pandemi, ada sekitar 25.430 anak-anak di Indonesia kehilangan salah satu atau kedua orangtua akibat Covid-19.

Sebagian besar anak tersebut atau sebesar 57 persen anak kehilangan Papa, 37 persen anak kehilangan Mama, dan sekitar 5 persen kehilangan kedua orangtua mereka. berdasarkan data UNICEF, kehilangan satu atau kedua orangtua dapat mengancam gizi, pertumbuhan, dan perkembangan anak-anak.

Popmama memutuskan untuk mengambil peran dalam hal ini. Sejalan dengan tagline Popmama Parenting Academy 2021: Parents support Parents, Popmama bekerjasama dengan kitabisa.com mengadakan penggalangan dana untuk anak-anak tersebut.

Popmama Parenting Academy
Sumber: instagram.com/popmama.parenting.academy

Seluruh dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu biaya pendidikan dan kebutuhan harian anak-anak yang kehilangan orangtua akibat covid-19.

Penggalangan dana dilakukan melalui platform kitabisa.com dan akan disalurkan melalui program #KawalMasaDepan. Periode penggalangan dana berlangsung hingga 31 Desember 2021.

Apresiasi Komunitas di Community Awards

Popmama menyadari pentingnya peran komunitas dalam mendukung peran Mama sebagai orangtua. Komunitas telah hadir sebagai teman curhat, tempat berbagi informasi, hingga wadah untuk menjadi lebih produktif.

Terutama di kala pandemi, komunitas hadir sebagai sahabat yang saling menguatkan untuk bertahan dan tetap semangat berjuang. Untuk itu, Popmama mengapresiasi komunitas-komunitas yang telah berjasa mendukung para orangtua untuk tetap positif. Penghargaan tersebut berupa Community Awards yang akan dilangsungkan pada saat POPAC 2021.

Popmama Parenting Academy
Sumber: instagram.com/popmama.parenting.academy

Terdapat 2 kategori komunitas yang akan diapresiasi pada Community Awards:

  1. Educative Community, ditujukan untuk komunitas yang dinilai paling mendidik.
  2. Supportive Community, ditujukan untuk komunitas yang dinilai paling suportif.

Walaupun periode pendaftaran sudah ditutup, kita bisa menantikan komunitas terpilih yang akan mendapatkan award atas dua kategori di atas. Semoga komunitas Mama yang menang ya!

Unjuk Bakat di Popmama Little Star

Selain kegiatan yang sudah disebutkan di atas, ada juga aksi unjuk bakat Popmama Little Star.

Popmama Parenting Academy
Sumber: instagram.com/popmama.parenting.academy

Acara ini akan diisi oleh anak-anak berbakat yang sudah melakukan pendaftaran pada periode 15 Oktober – 15 November 2021 dan terpilih sebagai 10 finalis. Bakat para finalis tersebut akan ditampilkan secara online pada Popmama Parenting Academy 2021.

Lomba Blog POPAC 2021

Selain serangkaian acara di atas, POPAC 2021 juga dimeriahkan dengan adanya Lomba Blog POPAC 2021. Serupa dengan tahun lalu, lomba blog ini ditujukan bagi para blogger untuk menuliskan review kegiatan POPAC 2021.

Popmama Parenting Academy
Sumber: instagram.com/popmama.parenting.academy

Lomba berlangsung dari tanggal 1 November hingga 30 November 2021. Pengumuman pemenang lomba akan diumumkan pada Awarding Night POPAC 2021 dan akan ditampilkan di sosial media popmama.

Masih ada waktu, yuk setorkan tulisan terbaik kamu! Jangan lupa, pakai jurus ketik 10 jari biar bisa submit tepat waktu ya, Ma.

Parents support Parents

Popmama dengan Popmama Parenting Academy 2021 mengambil peran dalam memperkuat jalinan para orangtua.Menjadi orangtua memang tidak pernah mudah, tapi juga tidak selalu sulit. Dengan para orangtua bergandengan tangan, semoga perihal pengasuhan tidak lagi menjadi beban yang terlalu berat untuk dipikul.

Semoga tidak ada lagi bayi-bayi yang dibuang. Semoga tidak ada lagi anak-anak yang ditelantarkan. Semoga para orangtua diberikan kekuatan dan kesabaran dalam pengasuhan anak.

Salam hangat saya untuk para orangtua yang membaca. Ayo kuat bersama!

Referensi:

popmama.com

kompas.com

poskota.co.id

theconversation.com

10 komentar

  1. Popmama Parenting Academy juga mengusung semangat parents support parents ya. Konsep ini perlu disadari lebih banyak orang lagi agar terbangun komunitas kondusif, bukannya yang saling menyerang karena adanya perbedaan.

  2. ah iya, seorang ibu juga butuh dukungan ya kak agar terhindar dari depresi
    beruntung ada Popmama Parenting Academy ini ya mbak

  3. Memang mengerikan melihat berita belakangan ini. Ibu depresi karena banyak faktor, lingkungan mereka terkadang juga tidak membantu mereka untuk pulih 🙁

  4. Di zaman modern seperti saat ini, makin banyak media pembelajaran yang bisa kita akses untuk memperdalam segala ilmu, termasuk popmama yang sangat bagus untuk menjadi panduan para calon ibu

    1. Bayi dibuang. Duh sedih banget. Berapa banyak orang di sekitar kita yang mengharapkan kehadiran buah hati. Bahkan hingga usaha sana sini ini itu.

      Dukungan pasangan dan lingkungan terdekat setelah ibu melahirkan tuh mbantu banget. Karena ga cuma lelah fisik bagi ibu yg baru melahirkan, tapi juga mental yang perlu dijaga.

      Nice share mba

  5. Bayi dibuang. Duh sedih banget. Berapa banyak orang di sekitar kita yang mengharapkan kehadiran buah hati. Bahkan hingga usaha sana sini ini itu.

    Dukungan pasangan dan lingkungan terdekat setelah ibu melahirkan tuh mbantu banget. Karena ga cuma lelah fisik bagi ibu yg baru melahirkan, tapi juga mental yang perlu dijaga.

    Nice share mba

  6. Belajar memang bisa dari mana aja, sekarang para mama makin dimudahkan dengan adanya popmama popac 2021 ini, bisa menambah ilmu dan komunitas.

  7. Miris ya, kasus pembuangan bayi di saat banyak pasangan yang mendambakan kehadiran seorang anak. Namun, apapun alasannya penelantaran anak tidak dibenarkan baik secara hukum apalagi kemanusiaan. Inilah pentingnya pendampingan dan pendidikan bagaimana menjadi orang tua.
    Media belajar dan bertumbuh menjadi orang tua itu sudah difaeilitasi oleh Popmama. Senangnya!ga sabar nunggu acaranya nanti.

  8. orangtua, atau mama yang depresi pasca melahirkan memang sebaiknya disupport bahkan jika bisa sih diantisipasi sebelumnya yaaa. ya kita jadi harus banyak belajar lagi deh, banyak baca-baca literatur mengenai pengasuhan

  9. Banyak Mama mengalami depresi dan baby blues tanpa menyadari dirinya kenapa. Selain butuh support sesama Mama dan keluarga, Mama juga butuh membuka diri dengan belajar ilmu perenting. Popmama Parenting Academy ini semakin komplit kontennya dari tahun ke tahun yaa…

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *